Menurut Carragher, Salah Kurang Dapat Apresiasi dari Fans

Jamie Carrargher menganggap Mohamed Salah sebagai salah satu pemain kunci dalam skuat Liverpool, tapi ironisnya ia kurang dihargai oleh fans The Reds.

Pemain Mesir itu bergabung dengan Tim Marseyside terhitung sejak dibeli dari AS Roma pada bursa transfer musim panas tahun 2017 lalu. Bisa dikatakan, sejak hari pertama eks Chelsea ini langsung nyetel bersama rekan-rekannya di Anfield.

Bahkan, di musim perdananya dia langsung menjadi Top Skorer Premier League dan mencatatkan sejumlah rekor luar biasa. Tapi ketika itu banyak yang menganggap remeh sang pemain dan mengklaim Salah cuma sensasi satu musim saja.

Pada musim kedua di Liverpool, Salah memang tidak se-produktif musim pertama, tapi yang bersangkutan tetap bisa menjadi top skor Premier League lagi. Walau begitu, pemain Mesir tetap dipandang Remeh.

Padahal saat itu Salah juga mengantarkan Liverpool jadi juara Liga Champions Eropa. Bahkan musim ini, kendati pemain asal Mesir itu sukses mempersembahkan gelar juara Premier League pada tim Marseyside, dia tetap tak mendapat apresiasi yang layak.

“Ia sekarang sebenarnya diremehkan dan kurang dihargai, bahkan oleh pendukung Liverpool sendiri. Alasannya adalah karena ia memulai dengan 47 gol dalam satu musim. Itu aneh, itu seperti musim terbaik dalam hidupnya.”

“Apa pun yang ia lakukan setelah itu terasa seperti adanya penurunan performa. Tapi nyata, tidak. Ia adalah pemain yang akan memberi Anda 25 gol setiap musim. Angka-angkanya di luar biasa, dalam hal gol dan assist, lebih tinggi dari pemain Liverpool lainnya dalam sejarah,” kata Carragher pada Sky Sports.

Dalam beberapa musim terakhir ini, Liverpool selalu mengandalkan tiga pemain di lini serang mereka, Salah, Mane dan Firmino. Namun setiap kali salah satu dari mereka absen, performa The Reds selalu tampak memble.

“Tiga pemain di depan sama baiknya dengan siapa pun di Eropa, tetapi setiap kali salah satu dari mereka absen, ada penurunan besar-besaran,”

“Ketika Liverpool kehilangan poin di Manchester United, Salah tidak bermain. Itu sebabnya Liverpool perlu memperkuat tiga pemain di lini depan,” sambungnya.

Chelsea Jangan Sampai Lepas N’Golo Kante

Dennis Wise menyarankan Chelsea untuk tidak melepas gelandang Prancis, N’Golo Kante pada bursa transfer musim panas nanti.

Sejak dibeli dari Leicester City pada bursa transfer musim panas tahun 2016 silam, N’Golo Kante berhasil jadi pilar penting Chelsea. Bahkan bisa dikatakan pemain Prancis memegang andil besar atas keberhasilan klub jadi juara Premier league di musim 2016/17.

Akan tetapi, dalam beberapa bulan terakhir ini terdengar kabar yang mengklaim bahwa Kante bakal dijual oleh pelatih anyar klub, Frank Lampard. Rencana tersebut tak lepas dari fakta bahwa sang pemain kerap kali mengalami cedera musim ini.

Terkait dengan hal tersebut, Dennis Wise berharap agar Chelsea tidak buru-buru menjual Kante, karena dia yakin sang pemain masih krusial bagi The Blues.

“Saya bisa bilang bahwa sosok utama di lini tengah Chelsea adalah Kante,” ujar Wise kepada Express.

Lagipula, di satu sisi klub juga tidak menemukan masalah seiring cederanya Kante karena masih ada solusi lain seperti Mateo Kovacic, Mason Mount dan Ross Barkley.

“Mereka memiliki gelandang yang bagus seperti Kovacic, Barkley atau Mount. Saya rasa tiga dari empat pemain itu akan cocok dimainkan di formasi tiga gelandang.”

“Mason Mount sudah bermain dengan sangat bagus, dan Barkley juga berhasil bangkit dari periode yang kurang baik. Mereka juga memiliki Loftus-Cheek dan pemain muda Gilmour. Jadi mereka punya banyak pemain berkualitas.” Tandasnya.

Tapi, diantara ketiga pemain tersebut, Dennis Wise mengakui bahwa N’Golo Kante adalah yang terbaik.

“Sangat sulit untuk memilih tiga pemain dari semua gelandang mereka, namun saya yakin satu nama yang harus dipilih adalah Kante. Dia memiliki peran yang sangat penting di tim ini.” Tandasnya.

Adapun, Chelsea sendiri saat ini sedang bersiap untuk menjalani laga berat. Mereka akan berhadapan dengan Liverpool dalam lanjutan Premier League. Dalam laga tersebut, pasukan Frankn Lampard wajib menang untuk mengamankan satu tempat di ajang Liga Champions Eropa musim depan.

Pasalnya, di peringkat ke-3, Chelsea hanya unggul satu poin saja atas Manchester United yang berada di posisi ke-5.

Solskjaer Isyaratkan Rotasi Pemain Saat Lawan Crystal Palace

Pertandingan melawan Crystal Palace akan sangat krusial bagi Manchester United, tapi menariknya pelatih Ole Gunnar Solskjaer justru berencana untuk melakukan rotasi pemain dalam laga nanti.

Saat ini, Manchester United masih menempati peringkat ke-5 pada klasemen sementara Premier League. Di posisi tersebut, pasukan Solskjaer hanya tertinggal selisih gol saja dari empat besar, bahkan hanya terpaut empat poin dari peringkat ke-3, Chelsea.

Jarak empat poin dengan Chelsea disebabkan pasukan Frank Lampard memenangkan Matchdays ke-36 Premier League dinihari tadi melawan Norwich City. Sedangkan, Manchester United sendiri baru akan memainkan pekan ke-36 menghadapi Crystal Palace, Jum’at mendatang.

Harusnya, Manchester United memaksimalkan tiga pertandingan tersisa demi merebut satu tempat di empat besar klasemen akhir Premier League, termasuk saat melawan Crystal Palace besok.

Tapi menariknya, pelatih Ole Gunnar Solskjaer justru mengindikasikan bahwa timnya akan melakukan rotasi pemain dalam laga nanti.

“Ada beberapa pemain yang diragukan bermain sebelum pertandingan mealwan Southampton, namun mereka berhasil fit di hari pertandingan. Saat ini kami ingin memberikan waktu kepada para pemain kami yang mengalami cedera untuk memulihkan diri”

“kami tidak akan menutup pintu bagi mereka untuk pertandingan ini. Namun saya rasa akan ada satu atau dua pemain yang masuk ke tim ini.” Kata Solskjaer yang dikutip Manchester Evening News.

Menurut beberapa media Inggris, kebijakan rotasi ini disebabkan oleh fakta bahwa Manchester United akan berhadapan dengan Chelsea beberapa hari berikutnya di semifinal Piala FA. Solskjaer dianggap akan menyimpan para pemain terbaiknya.

Tapi, Solskjaer membantah anggapan tersebut serta menegaskan bahwa kedua pertandingan itu sangat berbeda.

“Susunan pemain di pertandingan hari Kamis nanti berdasarkan kebutuhan kami di hari Kamis, dan bukannya pertandingan di hari Minggu. Pertandingan di hari Minggu itu tidak relevan saat ini, dan saya saat ini hanya memikirkan pertandingan hari Kamis.” ujarnya.

Memang di sisa musim ini, Manchester United hanya bisa memperjuangkan dua gelar juara saja, Piala FA dan Liga Europa. Karena itu, wajar jika Setan Merah bertekad menembus final Piala FA dengan mengalahkan Chelsea.

Jack Grealish Disarankan Tak Tergoda Gabung MU

Mantan pemain Aston Villa, Darren Bent memberikan peringatan kepada Jack Grealish terkait dengan bursa transfer mendatang. Bukan ingin ikut campur, tapi jika boleh memberi saran sebaiknya sang playmaker mengurungkan niat untuk gabung Manchester united.

Musim ini, harus diakui bahwa Jack Grealish adalah pemain yang paling menonjol di Aston Villa. Playmaker berusia 24 tahun itu memberikan kontribusi yang besar dalam perjalanan The Villas sejak awal sampai sekarang.

Tak heran, fakta tersebut membuat Jack Grealish mulai banyak digosipkan akan meninggalkan Aston Villa pada bursa transfer musim panas mendatang. Bahkan, disebutkan bahwa pemain 24 tahun itu akan jadi salah satu incaran utama Manchester United.

Mengenai rumor itu, Darrent Bent hanya bisa menyarankan agar Jack Grealish tidak tergiur untuk merapat ke Old Trafford.

“Saya tidak bisa melihat ia bisa masuk ke dalam tim United saat ini,” beber Bent kepada talkSPORT.

Bukan tanpa alasan, menurutnya karakter Jack Grealish mirip sekali dengan Paul Pogba, sehingga rasanya tak mungkin Solskjaer mengabaikan superstar Prancis tersebut dan memberikan kesempatan kepada pendatang baru. Apalagi, ada sosok Bruno Fernandez.

“Saat ini Grealish tidak bisa bermain untuk MU karena ada Pogba dan Fernandes. Mereka tidak bisa memainkan Pogba, Fernandes dan Grealish bersamaan karena pertahanan mereka akan kacau balau.”

“Sekarang coba kita lihat trio lini serang mereka, ada Martial, Rashford dan Greenwood. Saya rasa ia juga tidak bisa bermain di posisi tersebut.”

Jack Grealish memang pemain yang berkualitas, tapi untuk saat ini masih belum bisa bersaing dengan pemain sekelas Bruno Fernandes dan Paul Pogba.

“Ia memang memiliki kemampuan yang bagus, namun ia tidak bisa merebut tempat Fernandes atau tempat Pogba dan mereka tidak bisa bermain bersama, karena Pogba tidak mau bermain sebagai gelandang bertahan.” Tandasnya.

Kabarnya, Manchester United memang sudah memulai pergerakan untuk mendekati sang gelandang demi melancarkan rencana transfer pada musim panas mendatang.

Pihak Aston Villa diklaim tak keberatan kehilangan Jack Grealish asal MU siap menebus banderolnya sebesar 80 Juta Poundsterling.