Ibrahimovic Pernah Hina Rekan-Rekan Setimnya

Menjadi rekan satu tim seorang pemain top dunia sekelas Zlatan Ibrahimovic mungkin terdengar menyenangkan. Tapi jangan salah, pemain veteran Swedia tersebut ternyata tak segan menghina semua rekan satu timnya. Bagaimana bisa?

Hal ini diungkapkan oleh Bek San Jose Earthquakes, Florian Jungwirth ketika bercerita tentang pengalamannya saat berhadapan dengan LA Galaxy yang kala itu masih diperkuat Ibra.

Sebagaimana diketahui, Zlatan Ibrahimovic memang pernah bermain untuk LA Galaxy. Dia bergabung dengan klub Amerika Serikat tersebut pada tahun 2018 silam, dan baru habis kontraknya pada musim dingin Januari 2020 kemarin, lantas bergabung dengan mantan klubnya, AC Milan.

Nah, selama periode dua musim di Major League Soccer, Ibra memang beberapa kali berhadapan dengan San Jose Earthquakes yang diperkuat Jungwirth. Pertemuan pertama berlangsung di tahun 2018, dan menurutnya saat itu momennya sangat lucu.

Dianggap lucu karena dia menyaksikan Ibra terus meneriaki dan menghina semua rekan satu timnya selama 90 menit pertandingan.

“Saya pikir itu pada tahun 2018 ketika kami bermain di Stanford melawan Zlatan untuk pertama kalinya – dan ia seperti benar-benar menghina semua rekan satu timnya. Selama 90 menit – ia meneriaki semua orang. Itu lucu,” kata Jungwirth dalam sesi tanya jawab di Twitter, seperti dilansir Goal International.

Menariknya lagi menurut Jungwirth bahwa semua pemain LA Galaxy tampak sangat ketakutan dengan teriakan dari Ibrahimovic. Itu adalah momen yang lucu bagi pemain San Jose Earthquakes.

“Semua orang sangat takut padanya dan saya hanya tertawa karena semua orang seperti anak kecil. Mereka seperti, ‘Ayah, bisakah saya mengambil sesuatu darimu?'”

Meski demikian, hal tersebut bukan berarti dia punya masalah pribadi dengan pemain Swedia. Jungwirth mengungkapkan bahwa ia sengaja menghindari ketegangan karena ia merasa hal itu mendorong Ibrahimovic bermain ke tingkat yang lebih tinggi.

“Ia diam terhadap kami – saya tidak mengatakan apa-apa,” katanya.

Ibra sendiri bermain gemilang semasa membela LA Galaxy. Kontraknya baru berakhir pada Desember 2019, dan memutuskan bergabung dengan mantan klubnya, AC Milan. Kontraknya dengan Rossoneri berlaku sampai akhir musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *