Carles Perez Resmi Gabung AS Roma

Ketatnya persaingan di skuat utama Barcelona membuat satu persatu pemain muda klub mulai meninggalkan Camp Nou. Terbaru ada Carles Perez, penyerang berusia 21 tahun itu meninggalkan Barcelona dan memilih bergabung dengan raksasa Serie A Italia, AS Roma.

Sebagaimana rilis resmi Barcelona, Carles Perez bergabung dengan AS Roma lewat status pinjaman selama sisa musim 2019/20 ini. Raksasa Catalan mendapat 1 Juta Euro dari peminjaman pemain jebolan akademi La Masia tersebut.

Selain Wajib membayar gaji sang pemain di sisa musim ini, AS Roma juga diharuskan menebus Carles Perez secara permanen di musim panas nanti. I Giallorossi harus mengeluarkan 11 juta euro plus bonus 4,5 juta euro dengan syarat sang pemain bisa mencapai target tertentu.

Mengenai kepindahannya ini, Perez sendiri mengaku senang. Dia tahu bahwa keputusan meninggalkan Barcelona sangat sulit, tapi AS Roma juga klub besar. Sang pemain sudah tidak sabar berlatih dengan rekan-rekan barunya di klub Ibu Kota Italia tersebut.

“Saya tahu saya meninggalkan klub besar seperti Barcelona, tapi saya bergabung dengan klub hebat lainnya di Roma. Saya sangat senang dan saya sudah tidak sabar berlatih bersama rekan-rekan setim baru saya,” ujar Perez di laman resmi AS Roma.

Petinggi AS Roma, Guido Fienga, mengaku sangat senang dengan kedatangan penyerang muda Spanyol ini. Diapun berharap kedatangan Carles Perez bisa langsung memberikan dampak signfikan untuk Gialorossi.

“Kami sangat puas dengan kedatangan Carles di Roma. Carles mempelajari banyak hal di salah satu akademi muda terbaik di Eropa dan telah bermain untuk klub yang memiliki banyak talenta hebat. Kami berharap dia bisa langsung memberikan dampak signifikan dalam skuad kami.” Kata Fienga.

Barcelona terbilang cukup berani pada bursa transfer musim dingin ini dengan melepas para pemain muda bertalenta. Sebelum Carles Perez, mereka juga resmi melepas Carles Alena dan Jean-Clair Todibo. Sepertinya, rencana klub untuk merombak skuat benar adanya.

Pelatih anyar, Quique Setien bahkan tidak tahu-menahu tentang rencana penjual para pemain muda klub. Yang jelas di satu sisi, kebijakan Barca ini menguntungkan banyak tim, termasuk AS Roma.

Sarri Akan Bantu Ronaldo Raih Ballon d’Or ke-6

Cristiano Ronaldo mungkin merasa kesal dengan fakta bahwa rival abadinya, Lionel Messi berhasil memenangkan penghargaan Ballon d’Or lagi. Tapi tidak hanya sang pemain, pelatih Juventus, Maurizio Sarri juga tampak ikut kesal dengan fakta tersebut. Sang juru taktik lantas bertekad membantu Ronaldo memenangkan Ballon d’Or ke-6 nya.

Sebagaimana diketahui, pada edisi tahun 2019 kemarin, Lionel Messi berhasil memenangkan penghargaan pemain terbaik dunia versi FIFA dan versi France Football alias Ballon d’Or. Mega bintang Barcelona itu sukses mengungguli bek Liverpool, Virgil Van Dijk. Padahal, pemain Timnas Belanda berhasil membawa Liverpool juarai Liga Champions musim kemarin.

Sedangkan, Cristiano Ronaldo sendiri berada di urutan ketiga dalam daftar tersebut. Sebenarnya, ada sedikit polemik dari penentuan pemenang untuk ajang kali ini. Terutama jika membandingkan prestasi dari masing-masing pemain pada musim kemarin. Messi selaku pemenang, faktanya hanya memenangkan gelar juara La Liga Spanyol saja bersama Barcelona.

Sementara itu Van Dijk memenangkan gelar Liga Champions Eropa bersama Liverpool dan jadi Runner Up Liga Primer Inggris. Ronaldo mengoleksi dua gelar, antara lain Serie A Italia dan Piala Super Spanyol bersam Juventus. Tapi terlepas dari pro dan kontra ini, faktanya Lionel Messi memang meraih voting lebih banyak ketimbang Van Dijk, apalagi Ronaldo.

Akan tetapi, fakta tersebut tampaknya membuat manajer Maurizio Sarri merasa tak terima, diapun bertekad membantu Ronaldo memenangkan Ballon d’Or ke-6 nya, mengikuti jejak Messi.

“Pertama saya ingin membantu Cristiano memenangkan gelar Ballon d’Or keenamnya. Rasanya mengganggu saat berpikir ada orang yang telah meraih Ballon d’Or lebih banyak dari dia. Saya berpikir soal itu dan saya akan membantunya, itulah tujuan saya serta tim,” ujar Sarri seperti dikutip dari Goal.

Lebih lanjut, mantan pelatih Chelsea ini juga merasa Paulo Dybala layak memenangkan penghargaan tersebut di masa mendatang.

“Dybala akan menjadi salah satu kandidat pemenang dalam beberapa tahun ke depan, saya pikir demikian,” tandasnya.

Paulo Dybala memang tampil cemerlang bersama dengan Juventus, termasuk di musim ini. Dia bahkan baru saja mencetak dua gol ke gawang Udinese yang membawa Juventus melaju ke babak perempat final Coppa Italia.